FRN Cimahi, 12 Juni 2025 – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi menyambut antusias kehadiran Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Budi Training Academy yang baru saja menggelar acara pre-launching di Villa Neglasari, Cibabat, Cimahi Utara.
Acara ini dihadiri oleh 50 peserta dari masyarakat sekitar, termasuk anggota PKK dan pemuda-pemudi yang bersemangat untuk mengembangkan potensi diri.
Pendanaan kegiatan pelatihan ini secara penuh didukung oleh dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Budi Training Academy, menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan sumber daya manusia lokal.
Kepala Bidang P2TKT Disnaker Kota Cimahi, Teja Dahliawati, S.Sos, yang mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja Asep Ajat Jayadi, menyampaikan kebanggaannya atas inisiatif ini.
Terlebih, LPK Budi Training Academy membawa angin segar dengan menawarkan bidang pelatihan Barista, yang belum banyak tersedia di LPK lain di Kota Cimahi.
"Kami sangat bangga dengan terbentuknya LPK Budi Training Academy ini. Kehadiran bidang pelatihan Barista menjadi nilai tambah yang signifikan, mengingat tren industri kuliner dan kafe yang terus berkembang pesat," ujar Teja.
LPK Budi Training Academy hadir dengan empat bidang pelatihan unggulan yang dirancang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini:
* Barista
* Bakery & Pastry
* Public Speaking
* Jasa Konstruksi (JASKON)
Direktur LPK Budi Training Academy, Budi Hermawan, menegaskan bahwa keempat bidang pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja, serta mempersiapkan mereka untuk memasuki dunia kerja atau meningkatkan kemampuan di pekerjaan yang sudah ada.
Yang lebih menarik, Budi Hermawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cimahi, memiliki visi besar untuk membantu Pemerintah Kota Cimahi dalam menekan angka pengangguran.
"Setelah mengikuti program pelatihan di LPK ini, para peserta akan diberikan kesempatan emas untuk magang di sektor HOREKA (Hotel, Restoran, Kafe) yang ada di Kota Cimahi," ungkap Budi.
Program pelatihan Barista dan Bakery & Pastry, yang menjadi fokus di hari pertama pelatihan, secara khusus disoroti karena sangat dibutuhkan di industri HOREKA Cimahi. Ini menunjukkan keselarasan antara program LPK dengan kebutuhan riil di lapangan.
Peran Vital LPK dalam Meningkatkan SDM dan Mengurangi Pengangguran
Teja Dahliawati dari Disnaker Kota Cimahi juga merinci berbagai fungsi krusial LPK dalam pengembangan sumber daya manusia:
* Pengembangan Kompetensi: LPK membantu peserta memperoleh, meningkatkan, dan mengembangkan keterampilan teknis (hard skills) maupun non-teknis (soft skills) seperti komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen waktu.
* Peningkatan Produktivitas: Pelatihan yang diberikan dirancang untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan produktivitas nasional.
* Sertifikasi Profesi: LPK memfasilitasi sertifikasi bekerja sama dengan LSP dan BNSP, memberikan legalitas profesi yang diakui secara nasional dan internasional.
* Persiapan Dunia Kerja: LPK secara aktif mempersiapkan peserta untuk memasuki dunia kerja atau mengembangkan kemampuan dalam pekerjaan yang sudah ada, termasuk pelatihan spesifik hingga kewirausahaan.
* Adaptasi Teknologi: LPK membekali peserta agar mampu beradaptasi dengan teknologi baru yang terus berkembang di berbagai industri.
* Informasi Lowongan Kerja: Beberapa LPK bahkan menyediakan informasi lowongan pekerjaan dan membantu penempatan kerja setelah pelatihan.
Singkatnya, LPK memainkan peran sentral dalam pengembangan SDM Kota Cimahi dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyediakan pelatihan yang relevan dan sesuai kebutuhan pasar kerja.
"Kami LPK Budi Training Academy siap mendukung program Walikota dan Wakil Walikota Cimahi untuk mencetak 10.000 tenaga kerja berkualitas dan berkompeten di Kota Cimahi," pungkas Budi Hermawan dengan penuh optimisme.
Dengan sinergi antara pemerintah, industri, dan lembaga pelatihan seperti LPK Budi Training Academy, harapan untuk masa depan ketenagakerjaan Kota Cimahi yang lebih cerah semakin terbuka lebar.
