BANDUNG BARAT, Jumat, 26 Desember 2025 – Senyum lebar terpancar dari wajah warga di sepanjang jalur Rancapanggung hingga Puncakmulya. Penantian panjang mereka akan akses jalan yang layak kini resmi berakhir. Menjelang penutupan tahun 2025, proyek pengaspalan jalan yang menghubungkan wilayah tersebut hingga batas Kutawaringin telah rampung dan siap menunjang mobilitas masyarakat.
Proyek strategis di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Barat ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup warga melalui pemerataan infrastruktur.
Transformasi Nyata di Lapangan
Berdasarkan pantauan di lokasi, jalur yang sebelumnya sulit dilalui kini telah berganti dengan hamparan aspal hotmix yang hitam mulus. Pengerjaan yang dilaksanakan oleh CV. TRI SAKTI MULIA ini berhasil diselesaikan dalam kurun waktu 30 hari kerja sesuai target kontrak.
Beberapa poin penting dari proyek ini meliputi:
Nilai Investasi: Rp 1.355.712.963,- bersumber dari SBSN T.A 2025.
Lokasi: Ruas Jalan Rancapanggung – Puncakmulya / Bts. Kutawaringin.
Dampak Langsung: Kelancaran arus logistik, akses kesehatan, dan kemudahan anak-anak menuju sekolah.
Jalan Mulus, Ekonomi Laju
"Jalan mulus warga bahagia" bukan sekadar slogan. Bagi para petani dan pedagang lokal, perbaikan jalan ini berarti ongkos angkut hasil bumi menjadi lebih murah dan waktu tempuh menjadi jauh lebih singkat.
"Dulu kalau hujan, jalan ini sangat menantang. Sekarang, berkendara jadi lebih aman dan nyaman. Ini kado akhir tahun yang sangat berarti bagi kami," ujar salah satu warga setempat.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap dengan infrastruktur yang semakin baik, roda ekonomi di pelosok desa dapat berputar lebih cepat, sekaligus meningkatkan konektivitas antar-wilayah di Jawa Barat.
Tentang Dinas PUTR Bandung Barat:
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Barat berkomitmen untuk terus melakukan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan guna mewujudkan wilayah yang lebih maju dan berdaya saing.
(Lilis).
