FRN CIMAHI – Titik kemacetan legendaris di Kota Cimahi, Pertigaan Jati (atau sebelumnya dikenal sebagai Pertigaan Pemkot Cimahi), kini tengah bertransformasi! Proyek perluasan jalan yang telah lama dinanti ini akhirnya resmi dimulai, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana pada Senin, 16 Juni 2025.
Dengan anggaran fantastis senilai Rp 2.243.187.675, pembangunan ini digadang-gadang akan menjadi solusi kemacetan parah yang selama ini menghantui persimpangan vital yang menghubungkan Jalan Demang Hardjakusumah, Jalan Cihanjuang, dan Jalan Jati ini.
“Hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama, pembangunan bundaran yang berada di Pertigaan Jati, yang menghubungkan antara Jalan Demang Hardjakusumah, Jalan Cihanjuang, dan Jalan Jati, serta kita namakan Bundaran Jati,” terang Wali Kota Ngatiyana, didampingi jajaran pejabat teras Pemkot Cimahi.
Ngatiyana mengungkapkan optimismenya bahwa kehadiran Bundaran Jati ini akan secara signifikan mengurai kemacetan. Ia juga menekankan pentingnya kualitas dan kecepatan pengerjaan proyek agar masyarakat dapat segera menikmati manfaatnya. "Mudah-mudahan pembangunan ini akan kita lakukan untuk sesegera mungkin, dan sasaran tepat waktu, dan terutama kualitasnya bagus," harapnya.
Bukan Sekadar Perluasan Jalan Biasa
Namun, inovasi yang dihadirkan dalam proyek ini tak hanya sebatas perluasan jalan. Untuk pertama kalinya di Cimahi, proyek ini juga akan menertibkan kabel-kabel udara yang selama ini semrawut, dengan mengalihkannya ke bawah tanah melalui sistem ducting.
“Kabel-kabel yang seperti ini di udara, tidak ada lagi, nanti kabel-kabelnya akan di-ducting dikubur di dalam tanah, sehingga tidak ada lagi kabel-kabel yang berserabutan di atas, karena kurang bagus pandangannya, dan pertama kali di Cimahi kita akan buat ducting,” jelas Ngatiyana.
Langkah progresif ini tidak hanya akan mempercantik pemandangan kota, tetapi juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Dukungan dan Harapan Wali Kota
Wali Kota Ngatiyana juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan perjalanan yang mungkin terjadi selama masa pembangunan. Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran proyek ini demi kepentingan bersama.
"Karena kita niatan dapat kerja cepat, agar ini cepat selesai, dan cepat juga jalan ini dapat dinikmati oleh masyarakat," pungkasnya.
Pembangunan Bundaran Jati ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya peningkatan infrastruktur dan tata kota di Cimahi, sekaligus menjadi angin segar bagi ribuan pengendara yang setiap hari terjebak dalam kemacetan di Pertigaan Jati. Kita tunggu saja wajah baru Pertigaan Jati yang lebih tertata dan lancar!
(Red).



