BANDA ACEH, 2 Januari 2026 – Mengawali hari kedua di tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen gerak cepat dalam penanganan pascabencana. Menggunakan helikopter kepresidenan, Presiden bertolak menuju lokasi pengungsian untuk meninjau langsung progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi para korban bencana di wilayah Aceh.
Poin-Poin Utama Kunjungan:
Kehadiran Langsung: Di tengah jadwal awal tahun yang padat, Presiden memilih untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan bantuan sampai tepat sasaran.
Kesiapan Huntara: Fokus utama kunjungan adalah memastikan kelayakan fasilitas Huntara agar warga terdampak dapat menjalani masa transisi dengan lebih manusiawi dan nyaman.
Dialog Hangat: Selain mengecek infrastruktur, Presiden menyempatkan diri berdialog dengan para korban untuk mendengar keluhan dan aspirasi mereka secara langsung.
"Kita ingin memastikan tidak ada warga yang terabaikan. Huntara harus siap dan layak sebelum kita melangkah ke tahap rehabilitasi permanen," tegas Presiden di sela-sela peninjauannya.
Kilas Balik Peristiwa
Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari pemantauan intensif yang dilakukan sejak kemarin, 1 Januari 2026. Meski titik koordinat menunjukkan lokasi di wilayah Sumatera Bagian Utara, fokus distribusi bantuan dan pembangunan hunian saat ini dipusatkan pada titik-titik paling terdampak di Aceh yang memerlukan akses logistik via udara.
Langkah ini diapresiasi banyak pihak sebagai sinyal positif bahwa pemerintah memprioritaskan keamanan kemanusiaan di atas seremoni tahun baru.
