CIMAHI, 21 Januari 2026 – Di tengah urgensi penanganan sampah perkotaan, Pemerintah Kota Cimahi kini menghadapi pilihan sulit. Penggunaan teknologi insinerator (pembakaran sampah) yang selama ini dianggap sebagai solusi cepat, kini tengah dikaji ulang secara mendalam karena adanya risiko kesehatan yang mengintai warga.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tidak boleh dikorbankan demi efisiensi teknis. Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, mengungkapkan kekhawatiran serius terkait potensi munculnya senyawa beracun Furan dan Dioksin dari proses pembakaran sampah.
"Kita harus ekstra hati-hati. Insinerator berpotensi memindahkan masalah dari darat ke udara. Gas Furan dan Dioksin itu tidak kasat mata, namun sangat berbahaya karena bersifat karsinogenik atau pemicu kanker," tegas Chanifah dalam keterangannya, Rabu (21/1).
Peringatan Keras dari Pusat
Langkah hati-hati Pemkot Cimahi ini sejalan dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq. Pemerintah pusat secara tegas melarang penggunaan insinerator berskala kecil (mini) yang tidak memenuhi standar emisi ketat. Hal ini dikarenakan tanpa sistem filtrasi udara yang sangat canggih, partikel berbahaya hasil pembakaran akan langsung terlepas ke atmosfer dan terhirup oleh masyarakat.
Saat ini, Kota Cimahi memang telah memiliki satu unit insinerator bantuan dari Pemprov Jawa Barat. Namun, operasionalnya masih tertahan. DLH Cimahi bersikukuh menunggu hasil pengukuran emisi yang akurat dari penyedia teknologi sebelum memutuskan langkah selanjutnya.
Kesehatan Warga Harga Mati
Chanifah menambahkan bahwa standar keamanan untuk emisi berbahaya ini bersifat mutlak. "Nol harus benar-benar nol. Tidak ada toleransi untuk zat yang bisa merusak hormon dan menurunkan imunitas masyarakat dalam jangka panjang," imbuhnya.
Alih-alih terburu-buru menggunakan teknologi pembakaran, Pemkot Cimahi kini lebih mendorong solusi pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, aman, dan ramah lingkungan. Prinsipnya jelas: pengelolaan sampah tidak boleh melahirkan masalah kesehatan baru yang lebih fatal di masa depan.
Bagi masyarakat Cimahi, isu ini menjadi pengingat penting bahwa solusi sampah terbaik dimulai dari hulu, sementara pemerintah terus mencari teknologi hilir yang benar-benar menjamin keamanan lingkungan bagi generasi mendatang.
#PengelolaanSampah #CimahiHijau #KesehatanMasyarakat #DLHCimahi #Insinerator #LingkunganHidup
(Red).
