CIMAHI, 25 Januari 2026 – Memasuki puncak musim penghujan, Kelurahan Utama di Kecamatan Cimahi Selatan kembali harus berjuang melawan terjangan banjir yang melumpuhkan aktivitas warga. Menanggapi situasi kritis ini, Wali Kota Cimahi turun tangan langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga dan mempercepat proses evakuasi.
Hujan dengan intensitas ekstrem yang mengguyur sejak Sabtu hingga hari ini menyebabkan debit air meningkat drastis. Akibatnya, pemukiman di sejumlah RW, termasuk RW 10, 11, 13, dan 15, terendam air dengan ketinggian yang bervariasi—bahkan di beberapa titik mencapai lebih dari satu meter.
Aksi Cepat di Garis Depan
Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, tidak tinggal diam. Sejak pagi hari ini, Minggu (25/1), ia meninjau langsung titik-titik terparah dan berdialog dengan warga yang rumahnya terendam.
"Prioritas utama kita adalah keselamatan jiwa. Saya telah menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, dan aparat kelurahan untuk bersiaga 24 jam. Tidak boleh ada warga yang kelaparan atau kedinginan di pengungsian," tegas Wali Kota di sela-sela peninjauannya.
Langkah Penanganan Darurat:
Evakuasi Massal: Warga yang terdampak telah dievakuasi ke titik aman di SD Mandiri, Kelurahan Utama.
Dapur Umum & Logistik: Pemerintah Kota telah mengaktifkan dapur umum untuk menyuplai kebutuhan pangan warga yang tidak bisa memasak akibat genangan air. Bantuan berupa kasur, selimut, dan obat-obatan juga mulai didistribusikan.
Normalisasi Drainase: Petugas teknis dikerahkan untuk memeriksa sumbatan pada saluran air dan memastikan pompa air bekerja maksimal guna mempercepat surutnya genangan.
Akar Masalah dan Solusi Jangka Panjang
Selain menangani dampak instan, Wali Kota juga menyoroti masalah drainase dan bangunan yang menghambat aliran sungai sebagai penyebab utama air sulit surut di wilayah Kelurahan Utama yang secara geografis berada di dataran rendah.
"Kita akan evaluasi sistem drainase secara menyeluruh. Banjir ini adalah pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan tidak mendirikan bangunan di atas saluran air," tambahnya.
Pemerintah Kota Cimahi menghimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan segera melaporkan kondisi darurat melalui call center BPBD atau aparat kewilayahan setempat.
Sumber Media:
Humas Pemerintah Kota Cimahi / Diskominfo Kota Cimahi
Email: info@cimahikota.go.id
Website: www.cimahikota.go.id
