Ketua Pokja Wartawan KBB Ingatkan Bupati Jeje: Isi 5 Kursi Dinas Kosong Pakai Aturan Main, Bukan ‘Titipan’ Politik!


 BANDUNG BARAT, 15 Januari 2026 – Pengisian jabatan pimpinan di lima dinas yang saat ini kosong di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi sorotan tajam. Ketua Pokja Wartawan KBB, M. Raup, secara terbuka mendesak Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail, untuk menjaga integritas dalam proses seleksi pejabat tersebut.

​M. Raup menegaskan bahwa rotasi atau pengisian jabatan ini harus menjadi momentum perbaikan pelayanan publik, bukan sekadar bagi-bagi kursi. Ia mewanti-wanti agar Bupati tidak "tersandera" oleh kepentingan politik praktis yang dapat merusak tatanan birokrasi.

​Keilmuan dan Senioritas: Harga Mati

​Menurut Raup, profesionalisme harus menjadi panglima dalam memilih kepala dinas. Ia merinci tiga poin krusial yang harus menjadi indikator utama dalam seleksi:

​Linearitas Keilmuan: Pejabat yang dipilih wajib memiliki latar belakang pendidikan dan kompetensi yang relevan dengan dinas yang dipimpinnya.

​Senioritas & Rekam Jejak: Pengalaman lapangan dan masa kerja (senioritas) tidak boleh diabaikan demi menjaga moralitas kerja di lingkungan ASN.

​Transparansi Total: Proses seleksi harus dibuka ke publik agar tidak muncul kesan "main mata" di balik pintu tertutup.

​"Kami mendesak Bupati Jeje Richie Ismail untuk bertindak profesional. Pengisian 5 dinas kosong ini harus berdasarkan kompetensi, keilmuan, dan senioritas. Jangan sampai kebijakan ini justru tersandera oleh kepentingan politik yang merugikan masyarakat," tegas M. Raup saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (15/01).

​Demi Kepercayaan Publik

​Pokja Wartawan KBB menilai bahwa kualitas pelayanan publik di Bandung Barat sangat bergantung pada siapa yang memimpin dinas-dinas strategis tersebut. Jika seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel, masyarakat akan memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah.

​"Pada intinya, kita ingin KBB maju. Pejabat yang kompeten akan menghasilkan kebijakan yang pro-rakyat. Jika pilihannya salah karena faktor politik, maka pelayanan publik yang akan jadi taruhannya," tutup Raup.

​Langkah Bupati Jeje Richie Ismail dalam mengisi kekosongan jabatan ini akan menjadi ujian penting bagi kepemimpinannya dalam mengelola birokrasi yang bersih dan melayani di awal tahun 2026 ini.

​Narasumber:

M. Raup

Ketua Pokja Wartawan KBB

(Lilis).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

REDAKSI

Fakta Realita News

youtube

Translate