JAKARTA, 5 Januari 2026 – Babak baru perseteruan hukum yang melibatkan Inara Rusli kian memanas dan memasuki fase krusial. Viola, asisten pribadi Inara yang menjadi saksi kunci dalam kasus dugaan akses ilegal video CCTV perzinaan, dikabarkan mengalami trauma hebat dan tekanan psikis yang serius.
Kondisi mental Viola yang tidak stabil ini terungkap setelah serangkaian pemeriksaan maraton. Mengingat posisinya yang sangat vital dalam mengungkap fakta di balik bocornya video privat tersebut, pihak kuasa hukum kini mengambil langkah darurat untuk menjamin keselamatannya.
Ketakutan di Bawah Tekanan
Dedy DJ, kuasa hukum Viola, mengungkapkan bahwa kliennya saat ini berada dalam kondisi ketakutan yang luar biasa. Diduga, ada pihak-pihak tertentu yang melancarkan tekanan dan ancaman agar kesaksian Viola tidak menyudutkan mereka.
"Klien kami kondisinya sedang tidak stabil secara mental. Sebelum pemeriksaan ketiga, kami bahkan harus berkonsultasi dengan psikolog karena ia sangat ketakutan," ujar Dedy DJ hari ini.
Menanggapi situasi yang semakin tidak kondusif, tim hukum berencana menyambangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam dua hari ke depan. "Kami butuh perlindungan negara. Viola adalah saksi kunci yang mengetahui persis bagaimana data pribadi itu bisa berpindah tangan," tegasnya.
Bukti Digital yang Mengejutkan
Sementara itu, Polda Metro Jaya terus mendalami bukti-bukti yang diserahkan oleh pelapor, Wardatina Mawa (istri sah Insanul Fahmi). Bukti tersebut bukan hanya sekadar isu, melainkan data digital yang mencengangkan, di antaranya:
7 Potongan Video CCTV: Disimpan dalam flashdisk merah yang merekam momen krusial di kediaman Inara.
Akses Ilegal: Dugaan keterlibatan oknum sopir berinisial A sebagai dalang yang mengambil rekaman tanpa izin.
Dokumen Pernikahan: Bukti otentik berupa kutipan akta nikah dan kartu keluarga dari pihak pelapor.
Drama Rumah Tangga yang Menjadi Konsumsi Publik
Kasus ini bermula dari laporan dugaan perzinaan dan pernikahan siri yang berujung pada saling lapor terkait penyebaran data pribadi. Di tengah badai hukum ini, Wardatina Mawa melalui media sosialnya hanya bisa berserah diri. "Ya Allah tolong..." tulisnya dalam sebuah unggahan emosional yang memicu simpati netizen.
Akankah kesaksian Viola mampu mengungkap dalang sebenarnya di balik skandal CCTV ini? Atau justru tekanan yang ia terima akan mengubur fakta yang ada? Publik kini menanti langkah berani LPSK untuk melindungi sang saksi kunci.
Sumber:
Divisi Informasi Hiburan Harian
Email: redaksi@beritaterkini.id
Website: www.taboolanews.com
