Aksi Humanis di Jalur Mudik: Tak Punya Ongkos, Pemudik Jalan Kaki Bekasi-Surabaya Dievakuasi Polres Karawang


 KARAWANG, 24 Maret 2026 – Sebuah potret kemanusiaan yang menyentuh hati mewarnai hiruk-pikuk arus mudik Lebaran tahun ini di wilayah hukum Polres Karawang, Jawa Barat. Selasa (24/3) siang ini, jagat media sosial dan posko mudik diramaikan oleh kisah Arifin, seorang perantau asal Riau yang ditemukan terlantar saat berusaha pulang ke kampung halaman dengan modal sepasang kaki.

​Ratusan Kilometer Bermodal Tekad

​Kejadian bermula ketika personel Polres Karawang yang sedang bersiaga memantau arus lalu lintas mencurigai sosok pria yang berjalan gontai dengan tas ransel berat di bahunya. Pria tersebut adalah Arifin. Saat dihampiri petugas di pinggir jalan wilayah Karawang, kondisi Arifin tampak sangat kelelahan dan memprihatinkan.

​Setelah diajak berkomunikasi oleh petugas, terungkap fakta memilukan: Arifin baru saja menyelesaikan masa merantaunya di Bekasi dan hendak pulang ke Surabaya. Namun, karena keterbatasan biaya dan ketiadaan ongkos, ia nekat melakukan perjalanan ratusan kilometer dengan berjalan kaki demi bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga.

​Respon Cepat 'Polisi Penolong'

​Mendengar penuturan haru tersebut, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan langsung bergerak cepat. Tanpa birokrasi yang berbelit, instruksi diberikan untuk segera memberikan pertolongan maksimal bagi sang pemudik.

​"Kami tidak bisa membiarkan saudara kita berjuang sendirian di jalan dengan risiko keamanan yang tinggi. Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat," ujar Ipda Cep Wildan saat mendampingi Arifin.

​Polres Karawang langsung memfasilitasi keberangkatan Arifin dengan langkah-langkah berikut:

​Tiket Bus Gratis: Arifin diantarkan langsung ke terminal dan dipesankan tiket bus AC menuju Surabaya.

​Uang Saku & Bekal: Petugas memberikan uang saku dan bantuan logistik agar Arifin tidak kekurangan selama di perjalanan.

​Pengawalan Khusus: Petugas berkoordinasi langsung dengan kru bus untuk memastikan Arifin sampai ke alamat tujuan dengan selamat dan diperlakukan dengan layak.

​Pesan untuk Para Pemudik

​Sambil menitikkan air mata bahagia, Arifin menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran Polres Karawang yang telah menjadi "malaikat penolong" di saat ia hampir putus asa.

​Menutup kejadian inspiratif hari ini, Polres Karawang menghimbau kepada seluruh pemudik agar tidak memaksakan diri jika mengalami kendala, baik teknis kendaraan maupun masalah finansial. Pos Pengamanan (Pos Pam) di sepanjang jalur mudik bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, melainkan tempat berlindung bagi siapapun yang membutuhkan bantuan darurat.

(Red).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

REDAKSI

Fakta Realita News

youtube

Translate