CIMAHI – Suasana tenang menjelang sahur di Kampung Babut Tengah, Kelurahan Cibabat, berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Selasa dini hari (10/03/2026). Sebuah rumah berukuran 13 \times 7 meter persegi hangus dilalap si jago merah, menyisakan duka mendalam bagi keluarga Ahmad Muslih (72).
Kronologi Kejadian
Peristiwa memilukan ini bermula sekira pukul 01.50 WIB. Saksi mata, Yana Nurcahya, yang saat itu sedang menyantap hidangan sahur, tiba-tiba mendengar teriakan histeris dari arah rumah korban. Saat memeriksa keluar, api didapati sudah membumbung tinggi dari lantai dua rumah milik Bapak Ahmad Muslih.
Ato Amrulloh, anak korban, terbangun saat istrinya menyadari adanya suara gemuruh di lantai atas. Naas, saat mencoba menyelamatkan ayahnya yang berada di lantai dua, api sudah terlanjur mengepung akses jalan.
"Saya berusaha menyelamatkan orang tua, tapi kondisi api sudah sangat besar dan membahayakan. Tidak ada jalan lagi," ungkap Ato dengan nada getir.
Korban Jiwa dan Penyebab
Bapak Ahmad Muslih, yang diketahui memiliki keterbatasan penglihatan (tuna netra), diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api mulai merambat. Menurut keterangan keluarga, korban memiliki kebiasaan merokok dan diduga api berasal dari puntung rokok yang masih menyala, yang kemudian merambat ke kasur.
Empat unit mobil pemadam kebakaran (Blambir) Kota Cimahi dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke pemukiman padat penduduk lainnya.
Langkah Kepolisian
Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, S.H., mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah darurat:
Olah TKP: Tim Inafis Polres Cimahi telah melakukan identifikasi di lokasi kejadian.
Pengamanan: Area rumah telah dipasang garis polisi guna penyelidikan lebih lanjut.
Pendataan: Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk melengkapi berkas laporan.
"Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia. Untuk kerugian materiil masih dalam proses penaksiran," ujar Kompol Donny Irawan dalam keterangannya hari ini.
Himbauan: Polres Cimahi menghimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat jam istirahat atau menjelang sahur, dengan memastikan puntung rokok, kompor, dan instalasi listrik dalam keadaan aman.
(Red).
