Pahlawan Perdamaian Asal Cimahi Gugur di Lebanon, Kapten Inf Zulmi Aditya Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa


 CIMAHI – Kabar duka menyelimuti Kota Cimahi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Salah satu putra terbaik asal Cimahi, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dilaporkan gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB (UNIFIL) di Lebanon Selatan, Senin (30/3/2026).

​Alumni SMAN 3 Cimahi angkatan 2011 tersebut gugur dalam insiden serangan saat sedang mengawal konvoi logistik pasukan perdamaian di wilayah Bani Hayyan. Kapten Zulmi, yang merupakan personel dari Grup 2 Kopassus, meninggal dunia bersama rekannya, Sertu Muhammad Nur Ichwan.

​Penghormatan dan Kenaikan Pangkat

Atas dedikasi dan pengorbanannya yang luar biasa, Panglima TNI telah mengonfirmasi pemberian Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada almarhum. Sosok yang dikenal disiplin dan berprestasi sejak menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) 2015 ini meninggalkan seorang istri dan dua orang anak.

​Suasana di Rumah Duka

Hingga Rabu (1/4/2026) malam, rumah duka yang berlokasi di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, terus didatangi pelayat. Karangan bunga dari berbagai pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga instansi keamanan memenuhi sepanjang jalan menuju kediaman almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi "Pahlawan Perdamaian" asal Bumi Siliwangi ini.

​Proses Pemulangan Jenazah

Pemerintah Republik Indonesia saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan markas pusat UNIFIL di Lebanon untuk proses repatriasi. Jenazah dijadwalkan tiba di tanah air dalam waktu dekat dan akan langsung dibawa ke Cimahi sebelum dimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung.

​Kepergian Kapten Inf Zulmi Aditya menjadi kehilangan besar bagi warga Cimahi. Dedikasinya dalam menjaga stabilitas keamanan global menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia di kancah internasional.

​Redaksi Fakta Realita News

Melaporkan dari Kota Cimahi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

REDAKSI

Fakta Realita News

youtube

Translate