CIMAHI, 1 April 2026 – Suasana haru menyelimuti Jalan Cikendal, Cipageran, Kota Cimahi saat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tiba di kediaman almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Rabu (1/4) siang. Kedatangan orang nomor satu di TNI ini merupakan bentuk penghormatan langsung negara atas gugurnya sang prajurit dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.
Berbeda dari biasanya, Panglima TNI hadir dengan kendaraan dinas tanpa pengawalan protokoler (patwal) ketat, menunjukkan kedekatan dan rasa duka yang mendalam sebagai seorang pimpinan terhadap anak buahnya. Didampingi sang istri, Ny. Evi Sophia Indra, Jenderal Agus langsung menemui keluarga almarhum untuk menyampaikan belasungkawa.
Jaminan Hak dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI menegaskan bahwa negara tidak akan membiarkan pengorbanan Kapten Zulmi sia-sia. Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian terbaiknya di bawah bendera PBB (UNIFIL), almarhum akan diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
"Kami hadir untuk menyampaikan duka cita yang mendalam. Mereka adalah prajurit terbaik yang gugur demi misi perdamaian dunia. Negara memberikan penghormatan setinggi-tingginya melalui kenaikan pangkat luar biasa bagi almarhum dan prajurit lainnya yang gugur," ujar Panglima TNI di hadapan keluarga.
Masa Depan Keluarga Terjamin
Selain kenaikan pangkat, Jenderal Agus Subiyanto memberikan jaminan nyata bagi ahli waris yang ditinggalkan:
Beasiswa Pendidikan: Anak almarhum akan mendapatkan bantuan pendidikan hingga tuntas agar masa depannya tetap terjaga.
Santunan ASABRI: Penyerahan santunan sebesar Rp350 juta sesuai hak prajurit yang gugur dalam tugas.
Kesejahteraan Keluarga: Pemberian gaji penuh selama 12 bulan serta tabungan hari tua yang dihitung sejak awal masa dinas.
Menanti Kepulangan Sang Pahlawan
Kapten Zulmi Aditya Iskandar gugur dalam tugas mulia di Lebanon pada Senin (30/3/2026). Saat ini, pihak TNI terus berkoordinasi untuk proses pemulangan jenazah dari Lebanon ke Jakarta sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka di Cimahi untuk dimakamkan secara militer.
"Kami pastikan seluruh proses pemulangan berjalan cepat agar almarhum bisa segera berkumpul dengan keluarga untuk terakhir kalinya dan dimakamkan dengan penghormatan penuh," tutup Jenderal Agus.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir mengayomi dan memberikan penghargaan tertinggi bagi mereka yang telah menyerahkan jiwa raganya demi kehormatan bangsa di kancah internasional.
Sumber Media:
Pusat Penerangan (Puspen) TNI
(Red).
