Terpukul dan Nyaris Menangis! Anak Sulungnya Viral karena Diduga Hina Pasien BPJS, Anggota DPRD Tasikmalaya Beri Pengakuan Mengejutkan


 Tasikmalaya, Rabu, 12 Agustus 2026 — Publik di media sosial dihebohkan dengan kasus viral yang menyeret nama anak pertama dari Ade Lukman, seorang Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PAN. Sang anak menuai kecaman hebat dari warganet usai kedapatan melontarkan perkataan kasar kepada seorang pasien BPJS melalui platform media sosial Threads.

​Mendapati kabar tersebut, Ade Lukman mengaku sangat terkejut, terpukul, dan seolah tidak percaya saat mengetahui bahwa sosok yang dimaksud dalam kehebohan media sosial tersebut adalah anak kandungnya sendiri.

​"Oh Nurma yang di rumah sakit bener anak saya, bahkan saya kaget, asa tersedak (kaya tersedak), dan terpukul sekali yang namanya orang tua, kaya mau nangis saya dengarnya," ungkap Ade saat memberikan keterangan.

​Pengakuan Orang Tua dan Pesan Bijak Ber-medsos

​Ade menceritakan bahwa dirinya awalnya mengetahui insiden tersebut justru dari adiknya sebelum akhirnya melihat sendiri betapa cepat informasi itu menyebar hingga viral di seluruh Indonesia. Karena kesibukan kerja serta kondisi tempat tinggal yang berbeda dan memiliki dua rumah, ia mengaku memang jarang berkomunikasi secara intens setiap harinya dengan sang anak sulung dari empat bersaudara tersebut.

​Menanggapi kasus yang mencoreng nama baik keluarganya ini, Ade berpesan kepada anaknya agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan menjadikan ini sebagai pelajaran berharga untuk lebih bijak dalam menggunakan ruang digital.

​"Jadi begini masalahnya, saya menginginkan cara bermedsos harus yang bijak, harus standar umum, jangan melabrak aturan yang sudah dibuat, termasuk masalah UU ITE seperti itu harapan saya," tegasnya.

​Ia juga menambahkan bahwa di era modern saat ini, arus informasi di media sosial tidak bisa dibendung, sehingga kesadaran diri masyarakat dalam mengelola etika digital menjadi hal yang mutlak.

​Kasus ini kini terus menjadi sorotan tajam di berbagai platform media sosial, dengan warganet yang terus memantau perkembangan penanganan serta sanksi sosial maupun profesional yang diberikan.


(Red).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

REDAKSI

Fakta Realita News

youtube

Translate