BANDUNG, 16 Januari 2026 – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga kelestarian alam memasuki babak baru. Menindaklanjuti pertemuan strategis di Jakarta beberapa waktu lalu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi melayangkan usulan perubahan fungsi kawasan hutan di tiga gunung ikonik Jawa Barat kepada Menteri Kehutanan RI.
Langkah ini diambil untuk memperkuat perlindungan terhadap Pegunungan Sanggabuana, Gunung Cikuray, dan Gunung Wayang, yang selama ini menjadi benteng ekologis krusial bagi jutaan warga di Jawa Barat.
Mengapa Ini Penting?
Perubahan status fungsi kawasan ini bukan sekadar urusan administratif. Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi dasar usulan tersebut:
Penyelamatan Biodiversitas: Kawasan Sanggabuana (Karawang-Bogor) dan sekitarnya merupakan habitat bagi flora dan fauna langka yang terancam punah.
Ketahanan Air: Gunung Cikuray (Garut) dan Gunung Wayang (Bandung) adalah menara air alami yang menyuplai kebutuhan air bagi pertanian dan konsumsi domestik di wilayah hilir.
Mitigasi Bencana: Dengan meningkatkan status menjadi kawasan lindung, pengawasan terhadap alih fungsi lahan ilegal akan lebih ketat, sehingga risiko banjir dan longsor dapat ditekan secara signifikan.
Sinergi Antar-Wilayah
Gubernur menekankan bahwa upaya ini memerlukan kerja sama kolektif. Surat usulan ini juga ditembuskan kepada para pimpinan daerah terkait, mulai dari Bupati Karawang, Purwakarta, Bogor, Cianjur, Garut, hingga Bandung, serta pihak Perum Perhutani.
"Ini adalah warisan untuk anak cucu kita. Kita ingin memastikan bahwa keanekaragaman hayati dan fungsi lindung di kawasan pegunungan ini tetap terjaga di tengah pesatnya pembangunan," ujar pesan yang tersirat dalam koordinasi tersebut.
Digitalisasi dan Transparansi
Surat bernomor 4643/KH.05.02.06/DISHUT ini telah ditandatangani secara elektronik melalui sistem Digital Signature yang sah, menunjukkan komitmen Pemprov Jabar dalam transparansi dan efisiensi birokrasi hijau.
Masyarakat diharapkan terus mendukung langkah ini demi terciptanya Jawa Barat yang lebih asri, hijau, dan berkelanjutan.
Sumber Media:
Biro Hubungan Masyarakat & Protokol
Pemerintah Provinsi Jawa Barat
