Misteri di Balik Gemuruh: Teka-teki "Danau Biru" Mendadak di Jantung Sawah Limapuluh Kota Terpecahkan!


 LIMAPULUH KOTA, 10 Januari 2026 – Sebuah fenomena alam langka yang menyerupai adegan film fiksi ilmiah terus menyita perhatian warga dan ahli geologi di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Berawal dari dentuman keras yang menggetarkan tanah pada akhir pekan lalu, sebuah lubang raksasa (sinkhole) sedalam 20 meter kini berubah menjadi kolam air jernih berwarna kebiruan yang misterius.

​Hingga hari ini, Sabtu (10/1), debit air di dalam lubang yang terletak di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua tersebut dilaporkan terus meningkat hingga mulai menggenangi area persawahan sekitarnya. Namun, alih-alih keruh seperti air sawah pada umumnya, air yang muncul justru tampak sangat bening, menciptakan kontras visual yang memukau sekaligus mencemaskan bagi para petani lokal.

​Penjelasan Ilmiah: "Filter" Alami di Bawah Tanah

​Menjawab spekulasi warga, Ahli Geologi Sumatera Barat, Ade Edwar, memberikan penjelasan yang menenangkan sekaligus menarik. Keajaiban air jernih kebiruan ini ternyata merupakan fenomena geologi yang bisa dijelaskan secara sains.

​Tekanan Hidrostatik: Kenaikan air disebabkan oleh tekanan air tanah di dalam rongga-rongga bawah tanah (akuifer) yang terdorong naik akibat tingginya curah hujan belakangan ini.

​Batu Kapur sebagai Penjernih: Wilayah Situjuah Batua berdiri di atas formasi batuan kapur. "Batu kapur memiliki sifat alami sebagai penyaring atau penjernih air. Itulah sebabnya air yang muncul bukan lumpur cokelat, melainkan air jernih yang tampak membiru," jelas Ade Edwar.

​Kecemasan Petani vs. Keajaiban Alam

​Meski fenomena ini menarik perhatian banyak orang, dampak nyata mulai dirasakan oleh pemilik lahan. Adrolmios, pemilik sawah lokasi lubang tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya karena air mulai meluap ke petak sawah lain yang siap tanam.

​Pihak berwenang dan ahli geologi terus memantau apakah lubang ini akan menjadi sumber air permanen atau akan surut secara alami saat musim kemarau tiba. Warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak mendekat ke bibir lubang demi keamanan, mengingat struktur tanah di sekitar sinkhole yang masih rentan terhadap pergeseran.

​Tentang Fenomena Sinkhole Limapuluh Kota:

Kejadian ini bermula pada Minggu, 4 Januari 2026, ditandai dengan suara gemuruh menyerupai ledakan. Hingga saat ini, lubang tersebut telah meluas secara signifikan dan menjadi salah satu fenomena geologi paling unik di Sumatera Barat pada awal tahun 2026.

​Sumber:

Pusat Informasi Geologi Sumatera Barat / Humas Pemkab Limapuluh Kota

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

REDAKSI

Fakta Realita News

youtube

Translate