CIMAHI, 25 Februari 2026 – Suasana tenang di Komplek Gardenia, Cimahi, mendadak berubah menjadi mencekam semalam. Seekor ular sanca (piton) berukuran fantastis—mencapai 5 meter—ditemukan menyelinap di area pemukiman warga, memicu kepanikan luar biasa.
Merespons laporan darurat tersebut, Tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi langsung diterjunkan ke lokasi. Menariknya, salah satu petugas yang berada di garda terdepan evakuasi ini adalah petugas bernama Suparman, yang benar-benar menunjukkan aksi layaknya "superhero" dalam menaklukkan predator melata tersebut.
Kronologi Penangkapan yang Menegangkan
Ular dengan diameter tubuh yang cukup besar tersebut ditemukan bersembunyi di sela-sela bangunan, membuat proses evakuasi membutuhkan ketelitian dan tenaga ekstra. Dengan peralatan khusus dan keahlian tinggi, tim Damkar berjibaku selama beberapa waktu untuk memastikan ular tersebut tidak melukai warga maupun petugas.
"Ular ini sangat panjang dan kuat. Kami harus memastikan kepalanya terkunci terlebih dahulu sebelum bisa menarik seluruh tubuhnya keluar agar tidak membahayakan lingkungan sekitar," ujar salah satu anggota tim rescue di lokasi.
Fakta Menarik Evakuasi:
Panjang Ular: Sekitar 5 meter (hampir setara dengan panjang mobil SUV!).
Lokasi: Area padat penduduk di Komplek Gardenia.
Waktu Kejadian: Evakuasi dilakukan dengan pencahayaan terbatas, menambah tingkat kesulitan tugas tim.
Imbauan untuk Warga
Pihak Damkar Cimahi kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat musim hujan di mana reptil seringkali mencari tempat yang lebih hangat atau mengejar mangsa hingga ke pemukiman.
Jika Anda menemukan hewan berbisa atau predator berbahaya:
Jangan panik dan jangan mencoba menangkap sendiri jika tidak memiliki keahlian.
Pantau pergerakannya dari jarak aman.
Segera hubungi Call Center Damkar Kota Cimahi untuk penanganan profesional.
Saat ini, sang sanca raksasa telah diamankan di Mako Damkar Cimahi untuk kemudian dilepaskan kembali ke habitat yang jauh dari jangkauan manusia atau diserahkan kepada komunitas pecinta reptil yang berwenang.
(Red).
