Atasi Kekosongan Tenaga Pendidik, Disdik Cimahi Restui Sekolah Rekrut Guru Pakai Dana BOS


 CIMAHI, 10 Februari 2026 – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi bergerak cepat merespons fenomena kekurangan guru di jenjang SD dan SMP Negeri. Sebagai langkah solutif agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak terganggu, sekolah kini diberikan lampu hijau untuk merekrut tenaga pengajar dengan memanfaatkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

​Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, mengungkapkan bahwa kebijakan ini diambil setelah pihaknya melakukan pemetaan menyeluruh sejak awal Januari 2026. Hasilnya, ditemukan sejumlah posisi kosong akibat banyaknya guru yang memasuki masa pensiun, mutasi menjadi pengawas, hingga adanya penugasan baru sebagai kepala sekolah di akhir tahun lalu.

​"Kami sudah mengumpulkan para kepala sekolah untuk memotret kondisi riil di lapangan. Memang ada kekosongan, dan agar standar pelayanan minimal pendidikan tetap terjaga, kami izinkan sekolah mengisi kekurangan tersebut melalui skema Dana BOS sesuai juknis yang berlaku," ujar Nana dalam keterangannya, Selasa (10/2).

​Prioritaskan Lulusan PPG dan Kesejahteraan Honorer

Meski sekolah diberi keleluasaan, Disdik Cimahi menetapkan standar tinggi dalam perekrutan. Nana menegaskan bahwa prioritas utama diberikan kepada calon pengajar yang telah memiliki sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG).

​“Kami dorong lulusan PPG agar bisa segera tercatat di Dapodik. Jika sudah terdata secara pusat, mereka tidak akan terus-menerus membebani anggaran BOS sekolah,” tambahnya.

​Tak hanya soal pemenuhan kuota guru, Pemerintah Kota Cimahi saat ini juga tengah mengkaji kebijakan untuk meningkatkan insentif bagi guru honorer. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para pengajar dalam menjaga kualitas pendidikan di Kota Militer tersebut.

​Jaminan KBM Tetap Berjalan

Disdik memastikan proses pengisian kekurangan guru ini sudah mulai berjalan di berbagai titik sekolah yang membutuhkan. Dengan kebijakan ini, para orang tua siswa tidak perlu khawatir akan adanya kekosongan jadwal pelajaran di kelas.

​"Target kami jelas: hak peserta didik untuk mendapatkan pengajaran tidak boleh terganggu. Kami pastikan KBM di seluruh satuan pendidikan di Cimahi tetap berjalan optimal," pungkas Nana.

​Sumber Media:

Dinas Pendidikan Kota Cimahi

(Red).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

REDAKSI

Fakta Realita News

youtube

Translate