NABIRE, PAPUA TENGAH – Situasi keamanan di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, dilaporkan telah terkendali setelah terjadi aksi penyerangan brutal yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya pada Sabtu (21/02/2026).
Kronologi Kejadian
Serangan terjadi antara pukul 12.00 hingga 15.00 WIT, menyasar Pos Keamanan (Kamtibmas) di area Bendungan Kali Musairo yang merupakan jalur operasional tambang emas PT Kristalin Eka Lestari (KEL). Kelompok penyerang melakukan pembakaran terhadap bangunan pos dan fasilitas di sekitarnya.
Korban dan Kerugian
Pihak berwenang mengonfirmasi dampak dari serangan tersebut meliputi:
Korban Jiwa: Dua (2) orang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi luka bakar di lokasi kejadian. Identitas korban saat ini sedang dalam proses identifikasi (autopsi) di RSUD Nabire.
Kehilangan Materil: Satu unit pos keamanan hangus terbakar.
Kehilangan Senjata: Berdasarkan klaim pihak penyerang, terdapat 4 pucuk senjata api (3 laras panjang dan 1 pistol) yang dirampas, namun pihak kepolisian masih melakukan pendalaman atas informasi ini.
Tindakan Aparat Keamanan
Merespons kejadian tersebut, sebanyak 150 personel gabungan dari Polres Nabire, Satgas Damai Cartenz, dan Batalyon A Pelopor Brimob Nabire telah dikerahkan ke lokasi.
Aparat berhasil mengevakuasi sekitar 200 warga, yang terdiri dari karyawan PT Kristalin (termasuk sejumlah WNA asal China) serta para pendulang emas lokal, menuju pusat Kota Nabire untuk menjamin keselamatan mereka.
Pernyataan Otoritas
Kapolres Nabire, AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, menyatakan bahwa pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh disinformasi yang beredar di media sosial.
Sumber Terpercaya & Referensi:
Humas Polda Papua – Rilis resmi terkait situasi Kamtibmas di wilayah Papua Tengah.
Polres Nabire – Pernyataan resmi Kapolres Nabire mengenai proses evakuasi dan olah TKP di Distrik Makimi.
Satgas Damai Cartenz – Laporan operasional mengenai pengamanan objek vital nasional di Papua.
Kantor Berita ANTARA – Laporan lapangan mengenai evakuasi ratusan pekerja tambang dari lokasi konflik.
Manajemen PT Kristalin Eka Lestari – Laporan internal mengenai kondisi aset dan personel perusahaan di lapangan.
(DR).