JAKARTA, 10 Februari 2026 – Sebuah langkah bersejarah sedang diukir di pusat denyut nadi Indonesia. Pemerintah secara resmi mengumumkan penyiapan lahan strategis seluas hampir 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran HI, Jakarta, untuk pembangunan Rumah Besar Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta berbagai lembaga umat Islam lainnya.
Langkah ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan simbol kuatnya persatuan antara Ulama (pemimpin agama) dan Umara (pemimpin pemerintahan). Di tengah gemerlap komersial ibu kota, hadirnya Rumah Besar MUI menjadi oase spiritual yang menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak bisa dilepaskan dari nilai-nilai religius.
Mengapa Ini Penting?
Simbol Kebangkitan: Menjadi titik temu gagasan untuk kemaslahatan umat dan bangsa.
Lokasi Strategis: Berada di jantung bangsa (Bundaran HI), melambangkan bahwa nilai keagamaan adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika ibu kota.
Harmoni Kebangsaan: Mempererat langkah keagamaan dengan langkah kebangsaan demi Indonesia yang lebih tegak dan berkah.
"Bangunan ini bukan sekedar gedung, ia adalah simbol kebangkitan umat. Ketika Ulama dan Umara bersatu, Indonesia akan berdiri lebih tegak," kutip narasi optimisme dalam proyek ini.
Pemerintah berharap, dengan adanya fasilitas ini, koordinasi antarlembaga umat Islam semakin solid sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan generasi masa depan yang penuh berkah.
Mari kita kawal bersama momentum bersejarah ini. Bersama umat kuat, bangsa berjaya!
Sumber Media:
Tim Publikasi Sinergi Ulama-Umara
Email: info@sinergi-bangsa.id
Website: www.mui.or.id
(Red).
