CIMAHI, 9 Februari 2026 – Warga di wilayah Cimahi dan sekitarnya dikejutkan oleh getaran gempa bumi tektonik yang terjadi baru-baru ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa berkekuatan Magnitudo 3,0 tersebut dipicu oleh aktivitas aktif dari Sesar Lembang, salah satu patahan paling dipantau di Jawa Barat.
Pusat gempa terdeteksi berada di wilayah Ciporeat, Kabupaten Bandung, tepatnya di segmen timur Sesar Lembang (seksi Batu Lonceng). Dengan kedalaman dangkal hanya 5 kilometer, guncangan dirasakan cukup nyata oleh masyarakat meski durasinya singkat.
Dampak yang Dirasakan Masyarakat
Guncangan dilaporkan terasa di berbagai titik dengan skala intensitas II hingga III MMI, meliputi:
Kota Cimahi & Kota Bandung
Kabupaten Bandung: Cileunyi dan Jatinangor
Kabupaten Subang: Ciater dan Kasomalang
"Gempa ini murni aktivitas sesar lokal. Kami memantau pergerakan di ujung timur Sesar Lembang, tepatnya di Batu Lonceng," jelas Virga Librian, Koordinator Data dan Informasi BMKG Bandung.
Respons Cepat BPBD Cimahi
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menegaskan bahwa tim reaksi cepat telah diterjunkan ke lapangan untuk menyisir potensi dampak.
“Hingga pagi ini, 9 Februari 2026, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Namun, kami meminta masyarakat tetap siaga dan tidak termakan isu hoaks yang beredar di media sosial,” ujar pria yang akrab disapa Andi tersebut.
Imbauan Penting untuk Warga:
Tetap Tenang: Jangan panik saat merasakan getaran. Segera lindungi kepala dan cari tempat terbuka.
Cek Kondisi Bangunan: Pastikan konstruksi rumah tetap stabil pasca-getaran.
Satu Pintu Informasi: Hanya percayai data resmi dari aplikasi InfoBMKG atau kanal komunikasi resmi pemerintah.
Aktivitas Sesar Lembang merupakan pengingat bagi kita semua yang tinggal di wilayah Bandung Raya untuk terus meningkatkan literasi mitigasi bencana. Mari tetap waspada dan saling menjaga.
Sumber Media:
Pusdalops BPBD Kota Cimahi / BMKG Bandung
(Red).
