CIMAHI, 8 Maret 2026 – Suasana syahdu menyelimuti Masjid Agung Cimahi malam tadi. Ratusan warga bersama jajaran Pemerintah Kota Cimahi berkumpul dalam balutan kekeluargaan untuk memperingati Nuzulul Qur'an 1447 Hijriah. Acara ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi diri bagi seluruh masyarakat Kota Cimahi di tengah bulan suci Ramadan.
Pesan Inklusivitas dan Kedamaian
Ada pemandangan menarik yang tertangkap kamera dalam peringatan kali ini. Di atas panggung utama, saat sambutan disampaikan, tampak seorang juru bahasa isyarat dengan sigap mendampingi. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam mewujudkan syiar Islam yang inklusif, memastikan pesan-pesan kebaikan Al-Qur'an dapat tersampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Poin Penting Peringatan Nuzulul Qur'an 1447 H:
Spirit Literasi Qur'ani: Mengajak generasi muda Cimahi untuk kembali mencintai dan mendalami isi kandungan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup di era digital.
Harmoni Beragama: Mempererat tali silaturahmi antara umara (pemerintah), ulama, dan masyarakat demi terciptanya kondusivitas kota.
Kepedulian Sosial: Menjadikan momentum turunnya Al-Qur'an sebagai penggerak untuk lebih peka terhadap kondisi warga yang membutuhkan bantuan.
"Al-Qur'an adalah kompas kita. Peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Agung ini harus menjadi titik balik bagi kita semua untuk meningkatkan etos kerja dan kesalehan sosial di Cimahi," ujar perwakilan Pemkot Cimahi dalam sambutannya.
Momen Kebersamaan
Dalam foto yang dirilis, terlihat antusiasme warga yang memenuhi area utama masjid. Para jamaah tampak khusyuk menyimak rangkaian acara, menciptakan energi positif yang menghangatkan suasana malam di Kota Militer tersebut. Peringatan ini diharapkan mampu membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh warga Cimahi hingga akhir Ramadan nanti.
(Red).
