Data tersebut diperoleh dari hasil monitoring langsung yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, bersama Asisten Administrasi Umum, Mochamad Ronny, dan Kepala BKPSDMD Kota Cimahi, Siti Fatonah, pada Rabu pagi (25/03).
Komitmen Pelayanan Publik
Asisten Administrasi Umum, Mochamad Ronny, menyatakan bahwa tingginya angka kehadiran ini merupakan bukti komitmen ASN Kota Cimahi untuk segera kembali melayani masyarakat secara optimal tanpa menunda-nunda.
"Alhamdulillah, tingkat kehadiran mencapai 97,30 persen. Mayoritas yang tidak hadir memiliki keterangan yang sah seperti sakit atau sedang menjalankan cuti yang telah terjadwal," ujar Ronny di sela-sela peninjauan di sejumlah perangkat daerah strategis.
Disiplin Tanpa Toleransi
Meskipun secara umum sangat baik, tim monitoring menemukan dua oknum ASN yang tidak hadir tanpa keterangan jelas (alpa). Ronny menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi tidak akan menoleransi setiap bentuk pelanggaran disiplin.
"Ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas akan langsung ditindaklanjuti. Jika terbukti melanggar, sanksi tegas menanti, mulai dari teguran lisan, tertulis, hingga berdampak pada karier mereka ke depan," tegasnya.
Sistem Kerja Kembali Normal
Terkait kebijakan Work From Home (WFH), Pemkot Cimahi memastikan bahwa untuk saat ini seluruh pegawai tetap bekerja secara luring (full office) selama lima hari kerja seminggu, mengingat belum adanya regulasi spesifik dari pemerintah pusat untuk daerah pasca libur kali ini.
Monitoring ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi pimpinan untuk mempererat sinergi antar-instansi demi memastikan roda pemerintahan berjalan lancar di hari pertama kerja.
"Intinya, kita silaturahmi sekaligus memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah dalam melayani publik. Cimahi siap kembali bekerja dengan ritme normal," pungkas Ronny.
(Red).
