CIMAHI, 16 Maret 2026 – Semangat kemanusiaan membuncah di tengah Kota Cimahi pagi ini. Puluhan warga memadati Pondok Pesantren At-Taqwa, Ciputri, Cigugur Tengah, untuk berpartisipasi dalam aksi donor darah massal. Kegiatan yang diinisiasi oleh tim Jarambah bekerja sama dengan Unit Pengolah Darah (UPD) RSUD Cibabat ini bertujuan krusial: mengamankan ketersediaan stok darah sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Antisipasi Kelangkaan di Bulan Puasa
Dr. Andri Setiawan dari UPD RSUD Cibabat mengungkapkan bahwa stok darah sering kali mengalami penurunan signifikan selama bulan Ramadan karena berkurangnya jumlah pendonor.
"Kami menjemput bola ke lapangan untuk memastikan stok tetap aman. Antusiasme warga di Ciputri hari ini sangat luar biasa, mereka datang sejak kegiatan baru saja dibuka," ujar Dr. Andri di sela-sela pemeriksaan kesehatan pendonor.
Bukan Sekadar Amal: Cek Kesehatan Gratis dan "Ketagihan" Sehat
Bagi Bapak Kosim, Ketua RT 07 RW 05 sekaligus alumni Ponpes At-Taqwa, donor darah sudah menjadi gaya hidup. Pria yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 38 kali ini mengaku merasa "ketagihan" karena efek positif yang dirasakannya.
"Badan terasa jauh lebih sehat dan enteng. Selain membantu sesama yang sedang berjuang di ruang operasi, kita juga bisa tahu kondisi kesehatan kita sendiri secara rutin," ungkap Bapak Kosim dengan semangat.
Setiap pendonor di kegiatan ini memang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, meliputi:
Pemeriksaan tekanan darah (tensi) dan kadar Hemoglobin (HB).
Skrining Penyakit Gratis: Darah yang didonorkan akan diuji di laboratorium untuk mendeteksi penyakit seperti Hepatitis B, Hepatitis C, HIV, dan Sifilis.
Ajakan untuk Warga Cimahi
Pihak RSUD Cibabat dan panitia menghimbau warga Cimahi lainnya untuk tidak ragu mendonorkan darahnya. Selain mendatangi kegiatan "jemput bola" seperti di Cigugur ini, masyarakat juga bisa langsung mendatangi RSUD Cibabat kapan saja.
Setetes darah yang Anda berikan bukan hanya angka dalam kantong medis, melainkan harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan.
(Red).
