KOTA BANDUNG — Nama Camat Coblong, Ratnarahayu Pitriyati, SSTP., M.Si., mendadak menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat dan media sosial. Sosoknya mendadak viral setelah mendapat teguran langsung dari Gubernur Jawa Barat saat aksi penertiban bangunan liar di wilayah Kecamatan Coblong, Kota Bandung.
Namun di balik momen hangat yang menyita perhatian publik tersebut, sedikit yang tahu bahwa Ratnarahayu bukanlah wajah baru di panggung birokrasi Kota Bandung. Ia merupakan seorang srikandi pamong praja dengan rekam jejak karier yang cemerlang serta sarat prestasi.
Lantas, seperti apa rekam jejak dan profil lengkap dari Camat Coblong ini?
Dari STPDN hingga Pimpin Kecamatan Strategis
Perempuan kelahiran Bandung, 14 Juli 1983 ini merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Angkatan 2005. Mengawali pengabdian sebagai abdi negara, ia mendedikasikan diri untuk melayani masyarakat dari tingkat paling bawah. Tekadnya dalam memperdalam ilmu pemerintahan dibuktikannya dengan meraih gelar Magister Administrasi Pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Kariernya terus merangkak naik secara profesional. Ratnarahayu pernah dipercaya mengemban posisi sebagai Sekretaris Lurah Cisaranten Kidul sebelum akhirnya diangkat menjadi Lurah Sadang Serang, Kecamatan Coblong.
Pelopor Inovasi Digital hingga Pegiat Budaya
Saat memimpin Kelurahan Sadang Serang, Ratnarahayu dikenal sebagai sosok birokrat inovatif yang visioner. Ia sukses menggagas penerapan pelayanan administrasi berbasis digital atau e-Kelurahan jauh sebelum digitalisasi birokrasi masif seperti sekarang. Langkah taktis ini dinilai sangat membantu mempercepat dan mempermudah akses pelayanan publik bagi masyarakat setempat.
Tak hanya di bidang administratif pemerintahan, kepiawaian Ratnarahayu juga diuji saat ditarik ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung. Di sana, ia pernah mengemban tugas strategis sebagai Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pengkajian Kebudayaan. Dalam posisi tersebut, ia aktif mengawal berbagai agenda penting pelestarian seni budaya lokal serta pengembangan pariwisata Kota Kembang.
Tantangan Nyata di Lapangan
Pada April 2026 lalu, Ratnarahayu resmi dilantik sebagai Camat Coblong dalam mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Pemkot Bandung. Sebagai pimpinan wilayah di kawasan yang padat dan strategis, tantangan yang dihadapinya tentu tidak sedikit—mulai dari penataan kawasan, ketertiban umum, hingga penegakan aturan tata ruang.
Insiden teguran yang baru-baru ini terjadi dari Gubernur Jawa Barat dalam penertiban bangunan liar dipandang banyak pihak sebagai bagian dari dinamika pengawasan ketat pemerintah provinsi terhadap wilayah perkotaan. Di balik sorotan tajam tersebut, publik justru melihat kembali rekam jejak panjang Ratnarahayu sebagai birokrat berdedikasi tinggi yang telah lama mendedikasikan diri untuk kemajuan Kota Bandung.
Kini, masyarakat menantikan langkah-langkah konkret serta strategi penataan wilayah lanjutan dari sang Camat Coblong demi terciptanya ketertiban dan kenyamanan di jantung Kota Bandung.
(Red).
