Bantah Tuduhan 'Gorengan' Video Usang, Pemilik Gudang di Tapung: Itu Fitnah Murahan!


 KAMPAR – Suasana tenang di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, mendadak riuh. Bukan karena aktivitas alat berat, melainkan akibat serangan opini miring yang menyudutkan sebuah gudang milik warga setempat berinisial DM. Tuduhan yang dialamatkan pun tak main-main: dugaan pengalihan inti sawit (kernel) milik PTPN IV.

​Namun, bak balon yang ditusuk jarum, narasi tersebut seketika kempes saat fakta lapangan berbicara. Senin (16/02/2026), DM angkat bicara dengan nada tegas, menyebut seluruh tuduhan tersebut hanyalah "isapan jempol" yang dipaksakan.

​Fakta Lapangan: Zonk!

​Merespons isu panas yang beredar, Aparat Penegak Hukum (APH) dilaporkan telah terjun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Hasilnya? Nol besar.

​Petugas tidak menemukan satu butir pun inti sawit (kernel) sebagaimana yang digembar-gemborkan dalam pemberitaan sebelumnya. Di lokasi, yang tampak hanyalah tumpukan Cangkang Sawit (Palm Kernel Shell). Secara ekonomi dan fisik, cangkang dan kernel adalah dua komoditas yang jauh berbeda.

​"Silakan cek, jangan bicara pakai asumsi di balik meja. APH sudah turun, dan faktanya yang ada hanya cangkang sawit. Kalau tidak mengerti perbedaan kernel dan cangkang, sebaiknya belajar dulu sebelum menyebar narasi menyesatkan!" cetus DM dengan nada pedas saat dikonfirmasi, Senin (16/02).


​Skandal 'Video Usang' yang Digoreng Kembali

​DM mengungkapkan bahwa "senjata" yang digunakan oknum untuk menyudutkannya adalah potongan video dan foto lama (file lawas) yang diambil sekitar dua bulan lalu. Dokumentasi usang tersebut sengaja dimunculkan kembali untuk menciptakan kesan seolah-olah aktivitas ilegal tengah terjadi hari ini.

​"Itu video dua bulan lalu! Menggunakan video usang untuk menghakimi kondisi hari ini adalah bentuk jurnalisme dangkal yang sangat merugikan. Saat ini sama sekali tidak ada aktivitas seperti yang dituduhkan," tegasnya.

​Peringatan Keras Bagi Penyebar Fitnah

​Terkait tudingan keterlibatan dalam sindikat penggelapan aset negara atau kerugian BUMN, DM memberikan peringatan keras agar pihak-pihak tertentu tidak "bermain api" dengan data sampah.

​"Jangan mencoba membenturkan usaha masyarakat dengan aparat lewat opini yang dipelintir. Kami menghormati hukum, tapi kami tidak akan tinggal diam jika terus-menerus difitnah," tambahnya lagi.

​Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi terpantau kondusif. Fakta bahwa hanya ditemukan tumpukan cangkang sawit secara otomatis mematahkan spekulasi mengenai "pengalihan muatan" atau "penyamaran tonase" yang sebelumnya dituduhkan secara keji.


(DS).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Total Tayangan Halaman

REDAKSI

Fakta Realita News

youtube

Translate