CIMAHI – Media sosial kembali dihebohkan oleh aksi tidak terpuji sekelompok oknum pelajar. Sebuah video yang memperlihatkan keributan antar siswa di kawasan terbuka hijau dekat RSUD Cibabat, Kota Cimahi, mendadak viral hari ini, Kamis (12/2/2026).
Insiden yang diketahui terjadi pada Rabu siang kemarin sekitar pukul 13.00 WIB ini, memperlihatkan pemandangan yang memprihatinkan. Di saat seharusnya mereka berada di dalam kelas atau bersiap pulang ke rumah, dua orang pelajar justru terlibat baku hantam, sementara puluhan rekan lainnya hanya berdiri menonton tanpa ada upaya melerai.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan rekaman video yang pertama kali diunggah oleh akun uki_2709 dan dibagikan ulang oleh akun @infobdgbaratcimahi, tampak jelas kerumunan pelajar berseragam masih berkumpul di area yang cukup tersembunyi. Beberapa poin utama dari video tersebut:
Aksi Duel Satu Lawan Satu: Dua pelajar terlibat perkelahian fisik di tengah lingkaran teman-temannya.
Disaksikan Puluhan Pelajar Lain: Bukannya melerai, rekan-rekan mereka justru tampak menjadikan aksi tersebut sebagai tontonan.
Respons Warga: Perekam video sempat berteriak dari kejauhan untuk membubarkan massa, yang akhirnya membuat para pelajar tersebut kocar-kacir melarikan diri.
Refleksi Pendidikan Kita
Kejadian ini menjadi "tamparan" bagi dunia pendidikan, khususnya di wilayah Cimahi dan sekitarnya. Terjadinya kekerasan di lingkungan publik dan di jam sekolah menunjukkan masih adanya celah dalam pengawasan serta pembinaan karakter generasi muda.
Netizen pun ramai memberikan komentar pedas sekaligus sedih. Banyak yang menyayangkan mengapa energi anak muda yang seharusnya disalurkan untuk prestasi justru habis untuk aksi kekerasan di jalanan.
Harapan Kedepan
Diharapkan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan terkait segera melakukan investigasi dan memberikan pembinaan tegas kepada para siswa yang terlibat. Lingkungan sekolah dan sekitarnya harus kembali menjadi ruang yang aman, nyaman, dan suportif bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
"Kekerasan bukan solusi. Mari jadikan kejadian ini sebagai refleksi bersama bahwa pendidikan karakter jauh lebih penting daripada sekadar angka di atas kertas."
Sumber Media : Tiktok
(Red).
