CIMAHI – Di tangan kreatif seorang pengrajin bernama Asep, buah berenuk yang sering kali hanya dianggap sebagai tanaman liar di pinggir jalan, kini bertransformasi menjadi produk fesyen bernilai ekonomi tinggi. Melalui bengkel kriya miliknya di Cimahi, Asep berhasil menciptakan tas unik berbahan dasar kulit buah berenuk yang kini mulai dilirik pecinta produk etnik.
Proses Panjang Menuju Estetika
Mengolah buah berenuk (Crescentia cujete) bukanlah perkara mudah. Asep menjelaskan bahwa proses pembuatan satu buah tas membutuhkan ketelatenan tinggi.
Pembersihan: Isi buah harus dikeluarkan secara bersih agar tidak meninggalkan bau.
Pengeringan: Kulit buah yang keras kemudian dikeringkan secara alami hingga mencapai tingkat kekerasan yang menyerupai kayu atau tempurung kelapa.
Sentuhan Seni: Bagian luar tas kemudian dihaluskan, diberi ornamen ukiran, atau dipadukan dengan aksesoris pendukung seperti anyaman serat alam dan tali berbahan kulit.
Paduan Tradisional dan Modern
Tas berenuk karya Asep memiliki ciri khas pada bentuknya yang bulat alami namun tetap terlihat elegan. Dalam beberapa desainnya, ia memadukan unsur tradisional—seperti penggunaan manik-manik atau kain wastra—dengan fungsionalitas modern. Hal ini membuat tas karyanya cocok digunakan untuk acara formal maupun santai.
"Kami ingin menunjukkan bahwa bahan alam yang sering terabaikan bisa punya nilai jual tinggi jika diberi sentuhan seni. Tas ini bukan sekadar wadah, tapi juga identitas budaya," ujar Asep.
Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Selain desainnya yang unik, produk buatan Asep ini juga mendukung gerakan sustainable fashion atau fesyen berkelanjutan. Penggunaan material alami memastikan limbah produksi yang dihasilkan sangat minim dan mudah terurai oleh alam.
Kini, karya Asep tidak hanya dipasarkan di wilayah Cimahi dan Bandung saja, namun mulai merambah pasar nasional melalui platform digital. Inovasi ini diharapkan mampu menginspirasi pengrajin lain untuk terus menggali potensi bahan baku lokal yang ada di sekitar mereka.
Penulis: Redaksi Berita Ragam Indonesia News
Lokasi: Cimahi, Jawa Barat
(Red).



