CIMAHI, Kamis, 9 April 2026 – Upaya menciptakan wajah Kota Cimahi yang tertib, nyaman, dan manusiawi terus digencarkan. Hari ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Mokhammad Syamsul Maarif, memimpin langsung aksi kolaboratif bersama jajaran TNI dan Polri untuk memastikan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) berjalan sesuai rencana.
Relokasi: Solusi, Bukan Sekadar Penggusuran
Mengawali agenda hari ini, Syamsul Maarif meninjau langsung lahan relokasi yang terletak di samping Pasar Antri Baru (lahan milik Pussenarhanud). Langkah ini diambil sebagai bukti nyata bahwa Pemerintah Kota Cimahi tidak hanya menertibkan, tetapi juga memberikan solusi bagi para pedagang agar tetap bisa mencari nafkah di lokasi yang legal dan tidak mengganggu fasilitas umum.
"Perjuangan ini tidak mudah, perlu niat, kerja keras, dan kemampuan negosiasi. Semuanya demi Cimahi yang MANTAP dan masyarakat yang bahagia lahir batin," ujar Syamsul di sela-sela peninjauan.
Penertiban Tegas dan Edukasi Humanis
Setelah meninjau lokasi relokasi, tim gabungan bergerak menyisir beberapa ruas jalan utama, termasuk kawasan Jl. Kebon Kopi – Cibeureum. Fokus utama penertiban hari ini adalah PKL yang masih membandel berjualan di atas trotoar dan bahu jalan, yang selama ini dikeluhkan warga karena menghambat akses pejalan kaki dan memicu kemacetan.
Dalam aksi tersebut, Satpol PP melakukan:
Penyuluhan Langsung: Memberikan pemahaman kepada pedagang mengenai Peraturan Daerah (PERDA) tentang ketertiban umum.
Tindakan Tegas: Melipat dan mengangkut lapak atau barang-barang yang terbukti melanggar aturan setelah melalui prosedur teguran.
Dialog Warga: Merespons keluhan masyarakat yang selama ini merasa tidak nyaman namun enggan bersuara.
Komitmen untuk Fasilitas Umum
Syamsul Maarif menegaskan bahwa trotoar adalah hak pejalan kaki. Ia menyayangkan adanya oknum yang merasa memiliki hak pribadi atas fasilitas publik.
"Kadang-kadang aneh, berjualan sampai menutup trotoar. Kita ingin Cimahi tertib. Jika ada yang membela pelanggar fasilitas umum, berarti cara pandangnya perlu kita luruskan bersama," tambahnya dengan tegas namun tetap mengajak masyarakat untuk saling mengerti.
Kegiatan hari ini merupakan bagian dari rangkaian panjang komitmen Pemkot Cimahi dalam menjaga ketentraman masyarakat dan mendukung tugas Walikota dalam menciptakan tata kota yang lebih baik.
Sumber Media:
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Pemerintah Kota Cimahi
Catatan: Rilis ini dibuat berdasarkan dokumentasi kegiatan di lapangan pada tanggal 8-9 April 2026.
(Red).
