CIMAHI – Suasana tenang di kawasan Jalan Sangkuriang, Kampung Baru, Kelurahan Cipageran, mendadak berubah menjadi riuh pada Senin (6/4/2026) pagi. Warga Gang Ismail digegerkan dengan penemuan jasad seorang lansia bernama Kuraesin (63) yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya.
Penemuan memilukan ini terungkap sekitar pukul 09.21 WIB. Ironisnya, keberadaan korban baru diketahui saat pemilik kontrakan berniat menemui korban untuk menagih uang sewa bulanan.
Kronologi Penemuan: Kecurigaan yang Terbukti Benar
Kejadian bermula ketika pemilik kontrakan mengetuk pintu kamar Kuraesin berulang kali, namun tidak mendapatkan respons sedikitpun. Kecurigaan mulai menyeruak saat para tetangga sekitar memberikan informasi bahwa korban sudah lebih dari satu pekan tidak menampakkan diri maupun beraktivitas di luar rumah.
Merasa ada yang tidak beres, pemilik kontrakan bersama warga setempat memutuskan untuk membuka pintu secara paksa. Begitu pintu terbuka, mereka mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Riwayat Penyakit Menjadi Dugaan Kuat
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Kuraesin diketahui memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik. Selama ini, ia berjuang melawan penyakit:
Darah Tinggi (Hipertensi)
Asma
Kondisi kesehatan inilah yang diduga kuat menjadi faktor penyebab korban meninggal dunia dalam kesendirian di tempat tinggalnya.
Evakuasi Sigap Tim Gabungan
Mendapat laporan dari warga, tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan dengan koordinasi yang melibatkan berbagai unsur, antara lain:
Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi yang memimpin proses evakuasi jasad.
Polres Cimahi & Polsek Cimahi (Inafis dan Reskrim) untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal.
Babinsa Kelurahan Cipageran beserta relawan untuk pengamanan area.
Jasad korban kini telah dievakuasi ke rumah duka untuk proses pemakaman setelah petugas melakukan asesmen dan pendataan kronologis sesuai prosedur yang berlaku.
Pesan Untuk Masyarakat:
Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua akan pentingnya rasa kepedulian antartetangga (social awareness). Terutama bagi warga yang tinggal sendirian, perhatian kecil dari lingkungan sekitar bisa menjadi pembeda antara pertolongan yang cepat atau tragedi yang terlambat diketahui.
(Red).
