JAKARTA, 31 Januari 2026 – Markas Besar TNI mengambil langkah tegas terhadap oknum prajurit yang sempat viral di media sosial setelah menuduh seorang pedagang es gabus keliling menggunakan bahan berbahaya berupa spons. Per hari ini, oknum tersebut resmi menjalani penahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasus yang memicu kemarahan warganet ini bermula dari sebuah video singkat yang memperlihatkan oknum prajurit tersebut menginterogasi pedagang es gabus dengan nada tinggi. Ia menuduh tekstur es yang dijual sang pedagang berasal dari olahan spons pencuci piring. Meski sang pedagang sudah berusaha menjelaskan bahwa tekstur tersebut adalah karakteristik asli es gabus, oknum tersebut tetap melontarkan tuduhan yang merugikan reputasi sang penjual.
Langkah Disiplin dan Evaluasi
Pihak TNI mengonfirmasi bahwa setelah dilakukan pemeriksaan intensif, tindakan prajurit tersebut dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai Sapta Marga dan merusak citra institusi di mata masyarakat.
"TNI adalah pelindung rakyat, bukan sebaliknya. Per hari ini, Sabtu, 31 Januari 2026, oknum yang bersangkutan telah resmi ditempatkan dalam penahanan (sel daltu) untuk proses hukum disiplin lebih lanjut," ujar juru bicara pihak berwenang dalam keterangannya.
Dukungan untuk Pedagang Kecil
Selain sanksi hukum, pihak TNI juga menyatakan keprihatinannya terhadap dampak psikologis dan ekonomi yang dialami oleh sang pedagang es gabus. Investigasi internal menunjukkan bahwa tuduhan "es spons" tersebut sama sekali tidak terbukti dan merupakan kesalahpahaman fatal dari oknum tersebut.
"Kami menyayangkan kejadian ini. Prajurit seharusnya hadir untuk memberikan solusi dan rasa aman bagi UMKM, bukan justru memberikan tekanan yang tidak berdasar," tambahnya.
Pesan untuk Masyarakat
TNI mengapresiasi masyarakat yang terus berperan aktif dalam melakukan fungsi kontrol sosial. Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh personil untuk tetap bersikap humanis dan bijak dalam bertindak, terutama saat berinteraksi dengan warga yang sedang mengais rezeki di jalanan.
Hingga saat ini, sang pedagang es gabus dilaporkan telah mendapatkan simpati luas dari publik, dengan banyak warga yang sengaja membeli dagangannya sebagai bentuk dukungan moral pasca kejadian tersebut.
SELESAI
Sumber Media:
Pusat Penerangan (Puspen) TNI
Email: press@tni.mil.id
Situs Web: www.tni.mil.id
(Red).
