Cimahi, 13 Februari 2026 – Pagi ini, suasana di beberapa titik strategis kota tampak berbeda. Bukan sekadar rutinitas lalu lintas biasa, Tim Gabungan Samsat kembali turun ke jalan dalam operasi Optimalisasi Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor. Langkah ini diambil bukan untuk mempersulit warga, melainkan untuk memastikan setiap roda yang berputar di aspal telah memenuhi kewajibannya demi pembangunan daerah yang lebih lancar.
Pendekatan Humanis, Bukan Sekadar Razia
Dalam pantauan di lapangan, petugas tidak hanya memeriksa kelengkapan surat, tetapi juga memberikan edukasi langsung. Bagi para pengendara yang kedapatan masa berlaku pajaknya hampir habis atau sudah lewat, petugas dengan sigap memberikan informasi mengenai kemudahan pembayaran melalui aplikasi digital maupun unit layanan keliling.
"Kami ingin membangun kesadaran, bukan ketakutan. Pajak yang dibayarkan masyarakat adalah bahan bakar utama bagi pembangunan fasilitas publik yang kita nikmati bersama," ujar salah satu koordinator lapangan di sela pemeriksaan.
Mengapa Operasi Ini Penting?
Validasi Data: Memastikan data kepemilikan kendaraan akurat guna menekan angka kendaraan bodong.
Peningkatan PAD: Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan akan dialokasikan kembali untuk perbaikan jalan dan fasilitas transportasi.
Keselamatan Berkendara: Melalui pemeriksaan ini, petugas juga mengingatkan aspek keselamatan teknis kendaraan bagi para pengguna jalan.
Bayar Pajak Kini Semudah Memesan Kopi
Pemerintah kembali mengingatkan bahwa saat ini masyarakat tidak perlu lagi mengantre panjang di kantor Samsat. Dengan inovasi layanan terbaru di tahun 2026, pembayaran pajak tahunan bisa diselesaikan dalam hitungan menit lewat smartphone.
Operasi hari ini diharapkan mampu mendongkrak persentase kepatuhan wajib pajak secara signifikan sebelum memasuki kuartal kedua tahun ini. Jadi, sebelum menarik gas pagi ini, pastikan STNK Anda sudah "sehat", ya!
(Red).
