CIMAHI, 3 Februari 2026 – Kota Cimahi hari ini resmi menapakkan kaki di usia emasnya yang ke-50. Perjalanan panjang ini menandai transformasi luar biasa dari sebuah Kota Administratif (Kotif) menjadi Kota Otonom yang mandiri, kompetitif, dan penuh inovasi.
Peringatan 50 tahun ini bukan sekadar seremoni angka, melainkan sebuah refleksi atas "50 Tahun Perjalanan Cimahi"—sebuah narasi besar tentang perjuangan, harapan, dan kekuatan gotong royong.
Menghormati Akar, Membangun Masa Depan
Dalam perjalanan sejarahnya, Cimahi telah membuktikan ketangguhannya. Dedikasi dari para pendahulu, seperti Bapak Soedarma, T. M. (Wali Kota Administratif Pertama), menjadi fondasi kokoh yang kini diteruskan oleh sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, S.H, menekankan bahwa keberhasilan Cimahi saat ini adalah buah dari partisipasi aktif seluruh warga.
"Masa depan Cimahi tidak dibangun oleh satu orang, melainkan melalui kolaborasi, inovasi tiada henti, dan keberpihakan yang nyata pada kepentingan masyarakat. Kita sedang menulis babak baru untuk Cimahi yang lebih gemilang," ungkapnya.
Poin Penting Transformasi 50 Tahun Cimahi:
Kemandirian Ekonomi: Berhasil bertransformasi dari pusat militer dan industri tekstil menjadi kota kreatif yang adaptif terhadap teknologi digital.
Pembangunan Inklusif: Fokus pada peningkatan kualitas SDM dan infrastruktur yang ramah warga.
Semangat Kolaborasi: Memperkuat hubungan antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan sektor swasta.
Harapan di Hari Esok
Perayaan ini menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperbarui komitmen dalam menjaga semangat kebersamaan. Dengan semangat inovasi, Kota Cimahi siap menghadapi tantangan global tanpa melupakan identitas dan nilai-nilai lokal yang telah dibentuk selama setengah abad.
Selamat Ulang Tahun ke-50, Kota Cimahi!
Terus Tumbuh, Terus Maju, dan Terus Menginspirasi.
(Red).
